Selamat datang di website resmi PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) - BUMD yang telah menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta sejak tahun 1987.

Kontak Kami

Social Media Kami

Lebih dari Tiket: PT AMI dan Trans Pakuan Kupas Strategi Penguatan Model Bisnis dan Pendapatan Non-Farebox Transportasi Publik

Media & Informasi

Lebih dari Tiket: PT AMI dan Trans Pakuan Kupas Strategi Penguatan Model Bisnis dan Pendapatan Non-Farebox Transportasi Publik

Yogyakarta, 14 November 2025 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menerima kunjungan studi tiru dan kolaborasi strategis dari Pemerintah Kota Bogor dan Perumda Transportasi Pakuan pada 13–14 November 2025. Kunjungan ini berfokus pada dua agenda utama: peninjauan langsung armada bus listrik dan pendalaman strategi pengelolaan pendapatan di luar tiket (non-farebox) sebagai kunci keberlanjutan layanan transportasi publik daerah.

Rombongan Kota Bogor dipimpin oleh Bapak Hanafi selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor, didampingi Ibu Rachma Nissa Fadliya (Direktur Perumda Transportasi Pakuan) dan jajaran pejabat strategis lainnya. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran direksi PT AMI, meliputi Bapak Priyatno Bambang Hernowo (Direktur Utama), Bapak TM. Fuad Hassan (Direktur Keuangan, SDM dan Umum), Bapak Ir. Suryo Albar (Direktur Operasional), serta jajaran manajer terkait.

Aktivitas diawali dengan peninjauan intensif terhadap armada bus listrik Trans Jogja. Kunjungan langsung yang dilaksanakan pada 13 November ini memberikan gambaran komprehensif tentang komitmen PT AMI dalam mengimplementasikan transportasi publik ramah lingkungan. Peninjauan ini menjadi landasan diskusi mengenai kesiapan operasional, standar perawatan, dan roadmap pengembangan kendaraan listrik dalam layanan angkutan umum. PT AMI menegaskan bahwa pengelolaan bus listrik adalah bagian integral dari upaya aktif perusahaan dalam mendukung program pemerintah menuju layanan transportasi rendah emisi yang berkelanjutan.

Kegiatan dilanjutkan pada hari berikutnya, 14 November, dengan sesi paparan dan diskusi di Ruang Rapat PT AMI, difokuskan pada model bisnis transportasi yang berkelanjutan, khususnya pendapatan non-farebox. Topik ini menjadi perhatian krusial karena pendapatan di luar tiket sangat vital untuk menutup celah operasional dan mengurangi ketergantungan pada subsidi. PT AMI membagikan pengalaman strategisnya dalam mengembangkan potensi non-farebox, termasuk optimalisasi pemanfaatan aset, peluang kerja sama komersial, dan inovasi layanan bernilai tambah.

Diskusi selama dua hari ini berlangsung interaktif, di mana kedua BUMD transportasi ini saling bertukar pandangan mengenai tantangan operasional, strategi inovasi, dan langkah penguatan model bisnis di tengah dinamika perkotaan. Kunjungan studi tiru ini berhasil memperkuat kolaborasi pengetahuan antar-BUMD. Pertukaran gagasan ini diharapkan tidak hanya memberi wawasan baru bagi Perumda Transportasi Pakuan, tetapi juga memicu semangat PT AMI untuk terus menjadi pionir dalam inovasi transportasi publik demi mewujudkan layanan yang semakin efisien, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing.

 

Pertemuan dg Bogor
Pertemuan dg Bogor 1
Pertemuan dg Bogor 2
Pertemuan dg Bogor 3

Postingan Terkait

Baca Juga Postingan Lainnya

Oleh Admin
19 November 2025

Penguatan Komitmen Integritas: SPI PT AMI Pimpin Sosialisasi Pedoman GCG dan Penandatanganan Pakta Integritas Karyawan

Yogyakarta, 19 November 2025 – Komitmen PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) terhadap Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance / GCG) semakin diperkuat melalui inisiatif internal. Hari ini, Satuan Pengawasan Intern (SPI) PT AMI menyelenggarakan sosialisasi intensif mengenai Pedoman GCG Perusahaan yang dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh karyawan. Kegiatan yang secara penuh dipimpin oleh Tim SPI ini bertujuan untuk memastikan penyegaran pemahaman karyawan terhadap prinsip-prinsip GCG, etika bisnis, dan budaya anti-korupsi sebagai pondasi utama dalam pelaksanaan tugas operasional sehari-hari.

Sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Tim SPI ini menguraikan secara rinci poin-poin krusial dalam Pedoman GCG. Tim SPI menekankan bahwa penerapan GCG merupakan tanggung jawab kolektif dan bukan sekadar kepatuhan, melainkan cerminan budaya perusahaan yang wajib diamalkan setiap individu. Materi yang disampaikan mencakup prinsip Transparansi, Akuntabilitas, dan Independensi, serta prosedur pencegahan konflik kepentingan. Karyawan dari berbagai unit kerja hadir untuk mendalami peran aktif mereka dalam mewujudkan lingkungan kerja yang profesional dan etis, menegaskan bahwa integritas dimulai dari kesadaran diri.

Puncak acara adalah momen penandatanganan Pakta Integritas, yang dilakukan secara simbolis oleh perwakilan karyawan. Dokumen ini berfungsi sebagai deklarasi komitmen yang mengikat, di mana seluruh Insan PT AMI berjanji untuk melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Pedoman GCG, menghindari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di lingkungan kerja, serta bertindak profesional dan transparan demi kepentingan terbaik perusahaan dan masyarakat. Dalam laporan penutup, perwakilan SPI menegaskan bahwa kegiatan ini adalah mandat dari Direksi dan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PT AMI untuk memperkuat sistem pengendalian internal.

Kegiatan sosialisasi dan penandatanganan Pakta Integritas yang dipimpin SPI ini menjadi bukti nyata keseriusan PT AMI dalam membangun budaya akuntabilitas dari dalam. Dengan komitmen yang diperbarui ini, PT AMI optimis dapat terus menjaga reputasi sebagai BUMD yang bersih, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat DIY.

Oleh Admin
26 Maret 2025

PT AMI Gelar FGD, Bahas Trans Jogja dan Perannya dalam Wujudkan Keberlanjutan Transportasi Publik

PT AMI selaku operator Trans Jogja kembali menggelar Diskusi dengan pemangku kepentingan Trans Jogja yang bertajuk “Transportasi Publik, Solusi Keberlanjutan”. Kegiatan ini berlangsung di Jasmin 1 Meeting Room, Grand Rohan Jogja, Rabu (26/03/2025).

Diskusi kali ini bertajuk "Transportasi Publik, Solusi Keberlanjutan", dimana isu yang dibahas terkait peran transportasi publik dalam hal ini Trans Jogja dalam mengatasi permasalahan mobilitas perkotaan dan strategi untuk meningkatkan minat masyarakat Yogyakarta untuk beralih ke transportasi publik, Trans Jogja.

Diskusi ini diawali dengan sambutan dari Bp. Priyatno Bambang Hernowo selaku Direktur Utama PT AMI sekaligus moderator pada acara tersebut. Dalam sambutannya, Bp. Hernowo mengingatkan bahwa untuk mewujudkan Trans Jogja yang lebih baik diperlukan adanya intergrasi, baik antar moda maupun pada kabupaten kota serta provinsi DIY.

Sambutan dilanjutkan oleh Ibu Nunik Arzakiyah selaku Sekertaris Dinas Perhubungan DIY mewakili Kepala Dinas Perhubungan DIY Bp. Wiyos Santoso sebagai key note speaker. Bp. Wiyos Santoso berharap adanya diskusi ini dapat memperbaiki pengelolaan angkutan perkotaan di Yogyakarta, dalam hal ini Trans Jogja.

“Semoga dengan diadakannya Forum Group Disucussion ini dapat saling memberikan wawasan, masukan, dan gagasan untuk perbaikan pengelolaan angkutan perkotaan di Yogyakarta,” ujarnya.

Sebelum diskusi dengan tiga narasumber dimulai, dilakukan pemutaran video untuk mengenalkan logo dan tagline Trans Jogja, yakni “Penghubung Setiap Cerita”.

Ketua Komisi B Ibu Andriana Wulandari sebagai narasumber pertama dalam diskusi ini menjelaskan tentang bagaimana mewujudkan layanan transportasi publik yang aksesibel bagi masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan selalu bersinergi untuk mewujudkan hal tersebut.

“DPRD terus berkomitmen untuk pengawasan dan evaluasi akan selalu kita laksanakan secara berkala, dan selalu sinergi dengan pemangku kepentingan untuk transportasi berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, UPKM Psikologi UGM Bp. Rahmat Hidayat menjelaskan laporan riset kepuasan pelanggan Trans Jogja yang dilakukan Oktober 2024 lalu.

Ia mengungkap bahwa perbedaan prespektif dan ekspetasi yang signifikan antara pengguna Trans Jogja dan non pengguna terlihat pada faktor subyektif, seperti tingkat keamanan hingga pelayanan, dimana pengguna Trans Jogja memiliki tingkat kepuasan lebih tinggi.

“Faktor yang menghambat masyarakat tidak menggunakan layanan Trans Jogja untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari bukanlah faktor yang sifatnya objektif, tapi justru faktor subyektif,” ungkapnya.  

Tenaga Ahli Bidang Transportasi Bp. Nindyo Cahyo Kresnanto sebagai narasumber terakhir menambahkan bahwa untuk mewujudkan Trans Jogja yang lebih efisien harus dijalankan secara terpadu. “Transport demand management itu harus dijalankan, dan tidak bisa dijalankan sendiri,” tegasnya.  

Diskusi dilanjutkan dengan masukan-masukan dari beberapa pihak antara lain: Bp. Wulan Sapto Nugroho selaku Kepada Bidang Angkutan Dishub DIY, Bp Agus Andrianto selaku Direktur Utama PT JTT, Ibu Seraphine Destina Nurani selaku Diretur Utama PT Era Pratama Raya, Bp. Dody Andiawan selaku Direktur Operasional PT NGI, serta perwakilan dari komunitas Transport For Yogya.

Secara garis besar masukan perbaikan terkait dengan pengoptimalan anggaran, peningkatan layanan operasional, perningkatan layanan untuk kru bus hingga terkait publikasi di sosial media guna menarik minat masyarakat terhadap Trans Jogja.  

Melalui forum diskusi ini, diharapkan dapat memberikan wawasan baru yang mendalam terkait permasalahan dan solusi tentang sistem angkutan umum Trans Jogja. Selain itu, diskusi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan Trans Jogja yang lebih baik.

Oleh Admin
21 Mei 2024

Studi Tiru Ke PDAB Tirtatama DIY: Langkah Awal PT AMI Menuju Sinergi dan Peningkatan Layanan

PT AMI telah melaksanakan kunjungan ke PDAB Tirtatama DIY untuk melakukan Kegiatan Studi Tiru dalam upaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengoptimalan sistem operasional, Selasa (21/5).

Studi Tiru dilakukan oleh Bp. TM Fuad Hassan selaku Direktur Keuangan, bersama dengan tim manajerial dari divisi SDM, Umum, dan Keuangan. Kunjungan tersebut disambut baik oleh Bapak Setiawan Cahyono sebagai Direktur Umum PDAB Tirtatama DIY, berserta seluruh jajarannya.

Tujuan dari Kunjungan Studi Tiru ini adalah untuk memperoleh pemahaman tentang strategi yang telah diterapkan oleh PDAB Tirtatama DIY, terutama dalam pengelolaan SDM, administrasi, umum, dan manajemen keuangan. PT AMI berharap dapat menerapkan dan mengekplorasi langkah-langkah yang relevan guna peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam operasional perusahaan.

Selain sebagai usaha pengoptimalan fungsi, melalui transfer knowledge dan strategi diharapkan dapat tercipta sinergi antar PT AMI dan PDAB Tirtatama  dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Menyadari pentingnya kerjasama antar BUMD dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, PT AMI memandang studi tiru ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan.

Oleh Admin
07 Agustus 2025

Audiensi PT AMI ke BPKP Perwakilan DIY: Mewujudkan Tata Kelola Perusahaan yang Lebih Baik

Yogyakarta, 7 Agustus 2025 — PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) melakukan audiensi ke Kantor BPKP Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu, 6 Agustus 2025. Silaturahim ini sebagai perkenalan  dengan Kepala Perwakilan BPKP DIY yang baru, Ibu Dessy Adin. Turut hadir mendampingi jajaran BPKP, Bapak Puji Yuwono selaku Koordinator Pengawasan Bidang Akuntan Negara, serta Ibu Dian Rumastuti dan Bapak Fachri selaku Auditor Madya (Pengendali Teknis).

Dalam pertemuan tersebut, PT AMI menyampaikan komitmen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan melalui penerapan Good Corporate Governance (GCG) di masing-masing unit bisnis dan bagian pendukung. Penguatan kapasitas SDM dalam memastikan penerapan GCG dan Manajemen Risiko menjadi hal yang dimintakan dukungan dari BPKP kepada PT AMI melalui pelatihan dan pengembangan.

PT AMI menyampaikan organ Satuan Pengawas Internal (SPI) sebagai bagian dari penguatan penerapan GCG dan Quality Management System ISO 9001:2015. BPKP Perwakilan DIY menyampaikan dukungan untuk penerapan GCG dan Manajemen Risiko yang memastikan keberlanjutan dan kemanfaatan PT AMI untuk pemangku kepentingannya. 

Melalui audiensi ini, PT AMI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan secara berkelanjutan melalui kolaborasi aktif dengan lembaga BPKP sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).