Media & Informasi
Tutup Tahun 2024, PT AMI Optimalkan Kinerja 2025 dengan Kick-Off Meeting RKA 2025
Yogyakarta, 21 Desember 2024 – PT AMI mengadakan Kick-Off Meeting Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2025 yang bertempat di Loman Park Hotel. Rapat ini dihadiri oleh seluruh direksi dan perwakilan manajerial PT AMI dari masing-masing unit bagian. Rapat tahunan PT AMI kali ini dalam rangka untuk melakukan diseminasi RKA 2025 serta untuk melakukan evaluasi kinerja manajamen sepanjang tahun 2024.
Acara dibuka dengan sambutan dan pemaparan dari Direktur Utama PT AMI, Bp. Priyatno Bambang Hernowo yang menyampaikan evaluasi perusahaan di tahun 2024 serta tantangan dan langkah-langkah strategis yang dilakukan perkembangan perusahaan kedepannya.
Pemaparan dilanjutkan oleh Direktur Keuangan dan SDM, Bp. Fuad Hassan yang membahas target-target tahun 2025 dan inisiatif strategis tahun 2025. Direktur Operasional, Bp. Suryo Albar juga menambahkan tentang rencana investasi 2025 dan rencana pengelolaan investasi dan inisiatif perusahaan.
Perwakilan dari masing-masing unit bisnis dan bagian juga menyampaikan Key Performance Indicators (KPI) yang telah disusun untuk tahun 2025. Dalam sesi ini, setiap unit mempresentasikan rencana kerja dan bagaimana kontribusi unit bagian dalam mencapai target yang ditetapkan.
Tidak hanya membahas rencana kedepan bagi perusahaan, rapat ini juga mengundang pembicara yakni Bp. Antonius Budhi Kristiawan, agar dapat memotivasi Insan AMI dan menumbuhkan pola pikir positif dalam menghadapi tantangan kedepannya.
Rapat kerja ini kemudian ditutup dengan sesi penandatanganan komitmen oleh seluruh Insan AMI yang hadir. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan dan kesatuan visi dalam mendukung pencapaian tujuan PT AMI di tahun 2025. Dengan komitmen yang kuat dan langkah strategis yang jelas, PT AMI optimis dapat menjadi perusahaan yang terus tumbuh dan berkembang.
Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
Gerakan REHAT, Keberpihakan PT AMI terhadap Transportasi Publik dan Lingkungan
Gerakan Rabu Sehat (REHAT) merupakan program rutin yang dilakukan oleh PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) setiap hari Rabu, dimana seluruh Insan AMI menggunakan transportasi publik Trans Jogja dan sepeda dalam aktifitas kerja, ke dan dari kantor masing-masing.
Gerakan REHAT dicetuskan oleh Direktur Utama PT AMI Priyatno Bambang Hernowo, untuk memberikan kontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan di Yogyakarta dan keberpihakan kepada penggunaan transportasi publik. Berdasarkan Indeks Kualitas Udara/ Air Quality Index (AQI) per 7 Februari 2024 saja, Yogyakarta memiliki indeks sebesar 56 AQI US dan tergolong sebagai kategori polusi udara ‘Sedang’; sementara PM 2.5 yang mengukur partikel udara dengan ukuran 2,5 mikrometer sebesar 15,7µg/m³, lebih besar 3,1 kali lipat dari nilai panduan tahunan dari World Health Organization (WHO).
Inisiatif ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran lingkungan dengan aksi yang nyata dari PT AMI. Selain sebagai bukti kepedulian PT AMI terhadap lingkungan, Gerakan REHAT juga menjadi sarana Insan AMI untuk menjaga kesehatan tubuh dengan aktif bergerak secara teratur. Gerakan REHAT dimulai sejak Bulan Januari 2024.
Melalui Gerakan REHAT, seluruh Insan AMI dengan kosisten telah menggunakan Trans Jogja atau sepeda mulai dari aktifitas berangkat kerja, pulang bekerja, hingga aktifitas luar kantor. Sebagai operator Trans Jogja, penggunaan transportasi publik Trans Jogja dalam Gerakan REHAT juga menunjukan keberpihakan PT AMI untuk mendukung peningkatan penggunaan transportasi publik di Yogyakarta. Diharapkan Gerakan ini akan bergulir dan menjadikan kebiasaan penggunaan Transportasi Publik, dalam hal ini Trans Jogja akan meningkat, akibat lebih lanjut adalah membuat Yogyakarta menjadi Most Livable City di Indonesia, dengan layanan dan daya dukung transportasi yang meningkat.
TransJogja dan PT AMI Adakan Lomba TransJogja 2025
TransJogja bersama PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI), Pengelola Trans Jogja, mengadakan tiga kompetisi yakni Lomba Logo&Tagline dan Lomba Jingle bertajuk Lomba TransJogja 2025. Melalui tema “Transportasi Publik, Solusi Keberlanjutan”, hasil karya dari peserta lomba diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk memilih TransJogja sebagai pilihan utama dalam mobilitas sehari-hari yang mendukung keberlanjutan.
Lomba TransJogja 2025 ini juga diadakan dalam rangka menyambut HUT PT AMI ke-38 tahun & HUT TransJogja ke-17 tahun, dengan periode lomba 23 Januari 2025 – 18 Februari 2025.
Tunjukan kreativitas dan inovasi kalian sekarang dengan ikut Lomba TransJogja 2025 dan menangkan total hadiah jutaan rupiah!
Detail lomba dapat diakses melalui link berikut Link Info Lomba TJI 2025 atau link di bio akun @transjogja_official

PT AMI Rayakan HUT ke-39, Usung Semangat “Breaking Boundaries, Creating Values”
Yogyakarta — PT. Anindya Mitra Internasional (PT AMI) merayakan HUT ke-39 pada 10 Februari 2026 dengan mengusung tema “Breaking Boundaries, Creating Values”. Peringatan ini menjadi penanda komitmen PT AMI untuk terus berinovasi, beradaptasi, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh stakeholder di tengah tantangan dunia usaha yang semakin dinamis. Dalam peringatan HUT AMI tahun ini, digelar berbagai rangkaian kegiatan sebagai wujud syukur serta ungkapan terimakasih terhadap seluruh insan AMI.
Memasuki usia hampir empat dekade, PT AMI menegaskan perannya sebagai salah satu pilar pendukung pembangunan daerah. Selama 39 tahun perjalanan, PT AMI telah bertransformasi dari unit usaha sederhana menjadi entitas bisnis yang berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memberikan pelayanan yang berdampak kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan HUT PT AMI ke-39 mulai dilaksanakan pada akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026 dengan melibatkan seluruh insan AMI. Sejumlah kegiatan internal digelar untuk memperkuat kebersamaan dan semangat kolaborasi, antara lain lomba bulutangkis dan tenis meja, AMI Innovation Award, serta Fun Bike with AMI. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat kerja yang sehat, solid, dan produktif.
Tidak hanya berfokus pada internal perusahaan, PT AMI juga menyelenggarakan kegiatan sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. PT AMI menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dengan tiga sasaran utama, yaitu Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam, Panti Asuhan Al-Barokah Prambanan, dan juga Panti Asuhan Disabilitas Bina Siwi. Kegiatan bakti sosial ini dilakukan dalam bentuk penyerahan bantuan sembako, santunan uang, dan juga naik Trans Jogja dengan tujuan akhir bermain bersama di Gembira Loka Zoo.
Selain kegiatan bakti sosial, juga diselenggarakan kegiatan senam bersama dan donor darah yang dibuka untuk umum di kantor holding PT AMI sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata serta mempererat hubungan dengan lingkungan sekitar. Dalam rangkaian kegiatan ini juga terdapat pembagian doorprize, penyerahan hadiah lomba antar karyawan, hingga penampilan band GASPOL (Grup Anggota Satpol PP) dari Satpol PP DIY dan band Adam Jaya dari internal PT AMI.
Sebagai puncak rangkaian peringatan, PT AMI menggelar tumpengan dan doa bersama yang dilaksanakan serentak di lingkungan kantor holding serta unit-unit usaha PT AMI pada 10 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur atas pencapaian perusahaan sekaligus harapan agar PT AMI terus tumbuh secara berkelanjutan.
Tema “Breaking Boundaries, Creating Values” mencerminkan semangat PT AMI untuk melampaui batas-batas konvensional, khususnya dalam menghadapi percepatan digitalisasi dan perubahan perilaku masyarakat. Perusahaan dituntut untuk lebih gesit dan adaptif agar tetap relevan serta mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mitra, dan masyarakat luas.
Melalui peringatan HUT ke-39 ini, PT AMI berharap dapat terus memupuk semangat kebersamaan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat citra perusahaan yang dikelola secara transparan, akuntabel, dan profesional. Dengan landasan tersebut, PT AMI optimistis menatap masa depan dan terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta.

PT AMI Terima Kunjungan Komisi C DPRD Jateng dan PT Jateng Agro Berdikari Bahas Bisnis Transportasi
Yogyakarta, 19 September 2025 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menerima kunjungan kerja dari Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah bersama jajaran direksi PT Jateng Agro Berdikari di Pool Trans Jogja, Jumat (19/9). Kunjungan ini dilaksanakan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor transportasi dan unit usaha lainnya.
_1758621436.jpg)
Agenda kunjungan dipimpin oleh Ketua Komisi C DPRD Jateng, H. Bambang Haryanto Burhanudin, didampingi Wakil Ketua Dedy Endriyatno, SE, dan Drs. Anton Lami Suhadi, M.Si. Turut hadir Kabiro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah, H. Agus Prasutio, SH, serta Direktur Utama PT Jateng Agro Berdikari (JTAB), Ir. Totok Agus Siswanto. Kehadiran mereka memperkaya ruang diskusi sekaligus mempertegas arah kerja sama antar-BUMD.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Direksi PT AMI menyambut langsung delegasi dari Jawa Tengah. Diskusi berjalan interaktif, dengan fokus utama pada layanan transportasi publik Trans Jogja sebagai salah satu unit usaha strategis PT AMI.
Ketua Komisi C, Bambang Haryanto, menyampaikan ketertarikan pihaknya pada pengalaman PT AMI dalam mengelola transportasi. “Kami memiliki Trans Jateng yang saat ini dikelola Dishub dan rencananya akan dikelola BLUD. Kami ingin mempelajari dampaknya, serta bagaimana model pengelolaan di PT AMI mampu bertahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Anggota Komisi C, Asrar, turut mengapresiasi keberanian PT AMI. “Bisnis transportasi sangat berat, banyak yang tidak mampu bertahan. Kami ingin mengetahui bagaimana dukungan subsidi pemerintah DIY agar layanan ini tetap berjalan,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT AMI, Priyatno Bambang Hernowo, menjelaskan bahwa PT AMI merupakan hasil penggabungan lima perusahaan daerah, yang sejak 2008 mendapat mandat mengelola angkutan perkotaan Trans Jogja. “Untuk Trans Jogja, biaya operasional kendaraan dan biaya pendukung sekitar Rp100 miliar/tahun, pendapatan berkisar 13-15 miliar, subsidi pemerintah DIY sebesar Rp80–90 miliar per tahun.
Ia menambahkan, penyediaan layanan transportasi harus dilihat secara makro. “Dengan adanya transportasi publik, beban belanja untuk mobilitas masyarakat dapat ditekan, dan pengeluaran bisa dialihkan ke kebutuhan lain yang berdampak positif pada peningkatan PAD”, tandasnya.
_1758621569.jpg)
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi PT AMI untuk memperkuat sinergi antar-BUMD di Indonesia. Selain memperlihatkan komitmen terhadap transparansi dan tata kelola yang baik, kunjungan kerja ini juga membuka peluang kolaborasi strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.