Media & Informasi
PT AMI Piknik Day ke Magelang–Dieng
Yogyakarta – Sebagai bagian dari kegiatan kebersamaan, PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) mengadakan perjalanan wisata karyawan ke Magelang-Dieng pada 22-23 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi karyawan untuk sejenak melepas penat dari rutinitas pekerjaan sekaligus mempererat hubungan dan kebersamaan antarkaryawan. Perjalanan dimulai pada pukul 07.30 WIB, dengan destinasi pertama, yaitu rafting di Sungai Elo, Magelang. Aktivitas tersebut berlangsung dengan suasana menyenangkan dan menjadi momen bagi karyawan untuk membangun kekompakan melalui berbagai kegiatan bersama.
Setelah menikmati kegiatan rafting, perjalanan dilanjutkan menuju Kawasan Dieng dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata, yaitu Bukit Sikunir, Banyu Alam Bitingan, Kebun Teh Panama, dan Telaga Menjer. Karyawan berkesempatan menikmati keindahan alam sekaligus mengikuti berbagai aktivitas, termasuk trekking di Bukit Sikunir. Wisata ini tidak hanya sebagai rekreasi, namun juga menumbuhkan kebersamaan dan membangun keakraban di antara karyawan.
Melalui kegiatan ini, PT AMI berupaya menciptakan momen kekeluargaan yang dapat memperkuat hubungan antarkaryawan dan membangun suasana kerja yang positif. Dengan beragam aktivitas yang dilakukan selama perjalanan diharapkan dapat memberikan penyegaran sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi karyawan dalam menjalankan aktivitas dan tanggung jawab di lingkungan PT AMI.
_1788503770.jpeg)
_1788503771.jpeg)
Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
PT AMI Gelar FGD, Bahas Trans Jogja dan Perannya dalam Wujudkan Keberlanjutan Transportasi Publik
PT AMI selaku operator Trans Jogja kembali menggelar Diskusi dengan pemangku kepentingan Trans Jogja yang bertajuk “Transportasi Publik, Solusi Keberlanjutan”. Kegiatan ini berlangsung di Jasmin 1 Meeting Room, Grand Rohan Jogja, Rabu (26/03/2025).
Diskusi kali ini bertajuk "Transportasi Publik, Solusi Keberlanjutan", dimana isu yang dibahas terkait peran transportasi publik dalam hal ini Trans Jogja dalam mengatasi permasalahan mobilitas perkotaan dan strategi untuk meningkatkan minat masyarakat Yogyakarta untuk beralih ke transportasi publik, Trans Jogja.
Diskusi ini diawali dengan sambutan dari Bp. Priyatno Bambang Hernowo selaku Direktur Utama PT AMI sekaligus moderator pada acara tersebut. Dalam sambutannya, Bp. Hernowo mengingatkan bahwa untuk mewujudkan Trans Jogja yang lebih baik diperlukan adanya intergrasi, baik antar moda maupun pada kabupaten kota serta provinsi DIY.
Sambutan dilanjutkan oleh Ibu Nunik Arzakiyah selaku Sekertaris Dinas Perhubungan DIY mewakili Kepala Dinas Perhubungan DIY Bp. Wiyos Santoso sebagai key note speaker. Bp. Wiyos Santoso berharap adanya diskusi ini dapat memperbaiki pengelolaan angkutan perkotaan di Yogyakarta, dalam hal ini Trans Jogja.
“Semoga dengan diadakannya Forum Group Disucussion ini dapat saling memberikan wawasan, masukan, dan gagasan untuk perbaikan pengelolaan angkutan perkotaan di Yogyakarta,” ujarnya.
Sebelum diskusi dengan tiga narasumber dimulai, dilakukan pemutaran video untuk mengenalkan logo dan tagline Trans Jogja, yakni “Penghubung Setiap Cerita”.
Ketua Komisi B Ibu Andriana Wulandari sebagai narasumber pertama dalam diskusi ini menjelaskan tentang bagaimana mewujudkan layanan transportasi publik yang aksesibel bagi masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan selalu bersinergi untuk mewujudkan hal tersebut.
“DPRD terus berkomitmen untuk pengawasan dan evaluasi akan selalu kita laksanakan secara berkala, dan selalu sinergi dengan pemangku kepentingan untuk transportasi berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, UPKM Psikologi UGM Bp. Rahmat Hidayat menjelaskan laporan riset kepuasan pelanggan Trans Jogja yang dilakukan Oktober 2024 lalu.
Ia mengungkap bahwa perbedaan prespektif dan ekspetasi yang signifikan antara pengguna Trans Jogja dan non pengguna terlihat pada faktor subyektif, seperti tingkat keamanan hingga pelayanan, dimana pengguna Trans Jogja memiliki tingkat kepuasan lebih tinggi.
“Faktor yang menghambat masyarakat tidak menggunakan layanan Trans Jogja untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari bukanlah faktor yang sifatnya objektif, tapi justru faktor subyektif,” ungkapnya.
Tenaga Ahli Bidang Transportasi Bp. Nindyo Cahyo Kresnanto sebagai narasumber terakhir menambahkan bahwa untuk mewujudkan Trans Jogja yang lebih efisien harus dijalankan secara terpadu. “Transport demand management itu harus dijalankan, dan tidak bisa dijalankan sendiri,” tegasnya.
Diskusi dilanjutkan dengan masukan-masukan dari beberapa pihak antara lain: Bp. Wulan Sapto Nugroho selaku Kepada Bidang Angkutan Dishub DIY, Bp Agus Andrianto selaku Direktur Utama PT JTT, Ibu Seraphine Destina Nurani selaku Diretur Utama PT Era Pratama Raya, Bp. Dody Andiawan selaku Direktur Operasional PT NGI, serta perwakilan dari komunitas Transport For Yogya.
Secara garis besar masukan perbaikan terkait dengan pengoptimalan anggaran, peningkatan layanan operasional, perningkatan layanan untuk kru bus hingga terkait publikasi di sosial media guna menarik minat masyarakat terhadap Trans Jogja.
Melalui forum diskusi ini, diharapkan dapat memberikan wawasan baru yang mendalam terkait permasalahan dan solusi tentang sistem angkutan umum Trans Jogja. Selain itu, diskusi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan Trans Jogja yang lebih baik.
Perpanjangan Pemasukan Proposal Pengadaan Penyediaan Jasa Pemeliharaan Dan Perbaikan AC Bus TransJogja PT Anindya Mitra Internasional
PERPANJANGAN PEMASUKAN PROPOSAL TENDER
Sehubungan dengan jumlah proposal yang masuk kurang dari 3 (tiga), PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) melakukan perpanjangan pemasukan proposal Pengadaan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perbaikan Air Conditioner (AC) Bus Trans Jogja melalui metode Tender sampai tanggal 28 Maret 2024, pukul 17.00. Syarat dan ketentuan seperti disampaikan dalam pengumuman sebelumnya, tanggal 20 Maret 2024 yang dalam dilihat pada : bit.ly/PengadaanPenyediaJasaAC
Proses tahapan Pengadaan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perbaikan Air Conditioner (AC) Bus Trans Jogja melalui metode Tender menjadi sebagai berikut.
- Calon penyedia mempersiapkan proposal sesuai dengan yang tertulis dalam KAK X (Proposal dan Sistem Penilaian Pemenang Tender). Isi dan struktur proposal serta Kerangka Acuan Kerja (KAK) dapat diunduh pada: Klik Download KAK dan Prosedur Pembuatan Proposal
- Format Proposal Komersial sebagaimana terlampir: Klik Download HPS
- Calon penyedia dapat mengirimkan Proposal secara langsung mulai dari tanggal 25 Maret - 28 Maret 2024, ke Kantor PT AMI di Jalan Janti Km. 4, Banguntapan, Bantul 55198 ( Klik Google Maps )
- Proposal harus sudah diterima oleh PT AMI paling lambat pada hari Kamis, 28 Maret 2024 pukul 17.00 WIB, proposal yang masuk setelah batas waktu akan ditolak.
- Tahap Evaluasi Proposal calon penyedia oleh PT AMI dilakukan pada tanggal 01 April - 02 April 2024. Presentasi calon penyedia tanggal 03 April 2024
- Pengumuman pemenang hasil akhir seleksi akan diumumkan pada website resmi PT AMI ( www.anindya.co.id ) pada hari Kamis, 04 April 2024.
Bagi calon penyedia yang telah mengumpulkan berkas dan ingin menambah atau merevisi berkas proposal, dapat mengirimkan kembali proposal ke Kantor PT AMI.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pihak PT Anindya Mitra Internasional melalui email: panitiatender_ACBusTransJogjaAMI2024@anindya.co.id
Segala pertanyaan dari Calon Penyedia dan jawaban dari Panitia Tender akan disampaikan melalui link berikut: bit.ly/PerpanjanganPengadaanPenyediaJasaAC
PT AMI Perkuat Komitmen dalam Membangun Transportasi Berkelanjutan pada Harhubnas 2025
Yogyakarta, 17 September 2025 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI), hadir dalam upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 yang diselenggarakan di Terminal Giwangan. Sebagai bagian dari Masyarakat Perhubungan, kehadiran Direktur Utama dan Manajer Transportasi PT AMI menunjukan komitmen perusahaan untuk berperan aktif dalam mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada keselamatan.
Dalam amanatnya, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyampaikan pesan Menteri Perhubungan RI yang menekankan Harhubnas sebagai momentum untuk merefleksikan diri dan memberikan apresiasi bagi seluruh insan transportasi yang memastikan layanan berjalan dengan selamat, aman, dan nyaman. Semangat “Bakti Transportasi untuk Negeri” ini menjadi landasan bagi PT AMI dalam menjalankan operasionalnya.

Mendukung semangat tersebut, Direktur Utama PT AMI, Priyatno Bambang Hernowo, turut menyampaikan pesan melalui video. "Peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun ini menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat pengabdian dan komitmen bersama dalam mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada keselamatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat ini harus menjadi landasan dalam memperkuat komitmen membangun sistem transportasi yang ramah lingkungan, efisien, aman, dan berdaya saing global. Hernowo juga menegaskan kembali peran strategis transportasi sebagai pilar utama dalam mendorong konektivitas antardaerah serta pemerataan pembangunan di DIY.
Sebagai bukti nyata dari komitmennya, PT AMI menerima penghargaan sebagai perusahaan angkutan perkotaan kategori tertib administrasi. Penghargaan ini menjadi picuan untuk mengelola operasional Angkutan Perkotaan Trans Jogja untuk lebih baik, nyaman, inklusif dan aman. Sehingga mampu menjadi solusi mobilitas masyarakat di DIY.
Dengan pencapaian ini, PT AMI semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan. Harhubnas 2025 menjadi pengingat bagi seluruh insan perhubungan di PT AMI untuk terus mengabdi dan berkontribusi demi masa depan transportasi Indonesia yang lebih baik, berkelanjutan, dan adil.
OJK DIY Gelar Briefing Edukasi Keuangan bagi Kru Transjogja
Yogyakarta – Otoritas Jasa Keuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (OJK DIY) menyelenggarakan kegiatan briefing dan edukasi keuangan bagi kru operasional Transjogja yang terdiri dari pramudi, pramugara/pramugari, serta karyawan. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor OJK DIY sebagai upaya memperkuat pemahaman kru transportasi publik mengenai perlindungan konsumen, literasi keuangan, serta peningkatan kewaspadaan terhadap risiko-risiko digital yang saat ini banyak menjerat masyarakat.
Dalam pembukaannya, OJK DIY menjelaskan peran dan fungsi OJK sebagai lembaga independen yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan. Penekanan diberikan pada hak-hak masyarakat dalam memperoleh layanan keuangan yang aman, transparan, dan sesuai ketentuan. OJK juga memaparkan mekanisme pelayanan pengaduan resmi yang dapat diakses masyarakat ketika menemukan aktivitas keuangan ilegal atau merugikan.
Sesi materi inti berfokus pada bahaya pinjaman online ilegal dan judi online, dua fenomena yang terus berkembang dan berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga. OJK DIY menyampaikan berbagai pola operasional pinjaman online ilegal, termasuk penawaran tidak berizin, bunga tinggi yang tidak proporsional, praktik pengambilan data pribadi secara agresif, serta metode penagihan yang melanggar hukum.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan komprehensif terkait risiko judi online, mencakup kehilangan aset finansial, gangguan produktivitas kerja, dampak sosial terhadap keluarga, serta potensi gangguan kesehatan mental. Dengan karakteristik pekerjaan kru transportasi yang membutuhkan konsentrasi tinggi, kewaspadaan terhadap risiko-risiko ini menjadi semakin penting.

Kegiatan briefing ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ibu Chrestina Erni Widyastuti, S.E., M.Si; Ibu Susana Diah Kusumaningrum/Asisten Direktur OJK; Bapak Priyatno Bambang Hernowo selaku Direktur Utama PT AMI. Dalam sambutannya, Ibu Chrestina Erni Widyastuti, S.E., M.Si menekankan pentingnya kondisi sosial-ekonomi kru operasional sebagai fondasi kualitas layanan transportasi publik. Dinas Perhubungan DIY mengapresiasi langkah OJK DIY yang telah menginisiasi edukasi preventif ini, serta mendorong kolaborasi lintas lembaga untuk menciptakan ekosistem layanan publik yang lebih aman dan berkelanjutan.
Pihak Transjogja menyambut baik program edukasi ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan meningkatnya literasi keuangan dan kesadaran terhadap ancaman digital, kru diharapkan mampu menjaga stabilitas pribadi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, OJK DIY menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan edukasi keuangan bagi berbagai kelompok masyarakat, termasuk tenaga layanan publik yang memiliki peran strategis dalam aktivitas harian warga Yogyakarta. OJK DIY juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu memverifikasi legalitas penyedia layanan keuangan, menghindari aktivitas digital ilegal, dan segera melaporkan temuan mencurigakan melalui kanal resmi OJK.
