Media & Informasi
Hari Perhubungan Nasional 2026: Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju
Setiap tanggal 17 September, Indonesia memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) sebagai momentum untuk mengapresiasi peran sektor perhubungan dalam mendukung mobilitas masyarakat dan perkembangan berbagai sektor kehidupan. Transportasi tak hanya sebagai sarana untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain, namun juga menjadi bagian penting dalam menghubungkan masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, dan memudahkan aktivitas sehari-hari. Perhubungan adalah salah satu Urusan Pemerintah Wajib, sehingga meningkatnya kebutuhan masyarakat sektor transportasi pun dituntut untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan mudah diakses. Pada tahun 2026, Harhubnas ke 55 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, yang menegaskan pentingnya konektivitas transportasi dalam mendukung kehidupan masyarakat dan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.
Perkembangan teknologi membawa perubahan dalam sistem transportasi. Upaya peningkatam kualitas pelayanan publik diwujudkan melalui digitalisasi, mulai dari penerapan pembayaran non-tunai, penyediaan informasi perjalanan berbasis digital, hingga pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan transportasi. Dalam mewujudkan mobilitas yang lebih efisien diperlukan pengembangn transportasi publik yang nyaman dan mudah digunakan. Konektivitas transportasi tidak sekadar menghubungkan antardaerah, melainkan juga memfasilitasi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan, memperluas akses lapangan kerja, memperlancar distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Hari Perhubungan Nasional 2026 menjadi momentum untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi di Indonesia. Untuk mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan membutuhkan keberpihakan, komitmen serta kolaborasi dari pemerintah, operator dan penyedia layanan, serta masyarakat sebagai pengguna. Melalui semangat Harhubnas, diharapkan sektor perhubungan dapat terus berinovasi menghadirkan layanan transportasi yang mampu memperkuat konektivitas antardaerah, sehingga transportasi tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi bagi pemerataan, keadilan dan pembangunan Indonesia di masa depan.
Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
Rencana Pemasangan Fasilitas Wifi di Bus Trans Jogja Mendapat Respon Positif
PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) berencana memasang fasilitas wifi gratis pada Bus Trans Jogja yang dilakukan secara bertahap.
Inisiatif fasilitas wifi gratis menunjukan komitmen PT AMI dalam meningkatkan layanan publik yang lebih baik bagi pengguna transportasi publik, khususnya Bus Trans Jogja. Penambahan fasilitas wifi juga bertujuan agar penumpang dapat terkoneksi dengan keluarga atau rekan kerja dan memudahkan penumpang mengetahui informasi Bus Trans Jogja secara real-time.
Rencana penambahan layanan wifi ini, sedang dalam tahap uji coba dipasang pada jalur 3B nomor lambung 58 & 59 dengan dua penyedia jasa layanan internet yang berbeda. Uji coba dilakukan pada jalur 3B karena memiliki jalur yang panjang dan ramai penumpang.
Uji coba kecepatan internet telah dilakukan dua tahap yakni oleh internal PT AMI tanggal 3 September dan 18 September. Kemudian, dilanjutkan uji coba pada penumpang dari tanggal 19 September hingga awal Oktober ini.
Berdasarkan umpan balik dari kuesioner yang dibagikan melalui google form, rencana penambahan fasilitas wifi gratis mendapat respon positif dan dianggap bermanfaat oleh para penumpang Bus Trans Jogja. Beberapa penumpang menyebutkan bahwa penambahan layanan wifi ini sebagai penunjang pekerjaan, tugas-tugas sekolah, atau hanya sekedar untuk berkomunikasi dan membuka sosial media.
Saat ini, PT AMI tengah melakukan evaluasi terkait kestabilan dan kecepatan internet sebelum dilakukan pemasangan pada jalur armada Bus Trans Jogja untuk memastikan bahwa fasilitas wifi dapat memenuhi ekspetasi pengguna dan kualitas layanan yang optimal.
Pada era digital ini, akses internet menjadi salah satu kebutuhan dasar yang diharapkan oleh masyarakat, termasuk saat menggunakan transportasi umum. Oleh karena itu, keberadaan fasilitas wifi gratis diharapkan mampu meningkatkan ketertarikan dan membangun loyalitas masyarakat terhadap bus Trans Jogja.
Komitmen dalam Menjaga Alam: PT AMI di Merti Umbul Temanten
Yogyakarta, 17 Juni 2025 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) mengikuti Upacara Adat Merti Umbul Temanten yang digelar oleh Pemerintah Kalurahan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Tradisi tahunan ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberadaan sumber mata air yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat dan doa agar sumber mata air dapat lestari.
Rangkaian kegiatan diawali pada Senin malam (16/6) dengan pelaksanaan tirakatan di Kopi Joglo. Puncak acara berlangsung pada Selasa (17/6) dengan agenda kenduri, pengambilan air dari sumber mata air Umbul Lanang oleh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) yang kemudian diserahkan kepada pengguna, termasuk PT AMI, sebagai simbolisasi kolaborasi untuk menjaga kelestarian umbul, serta penanaman pohon di area Umbul Temanten.

*) Dokumentasi prosesi penanaman pohon dalam Upacara Adat Merti Umbul Temanten
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT AMI, Bapak Priyatno Bambang Hernowo, didampingi Manager Unit PAP, Ibu Rina Yuwana, Supervisor Unit Air Minum, Bapak Jumadi, serta jajaran perwakilan Unit Air Minum PT AMI.
Sebagai sumber mata air yang digunakan oleh Unit Air Minum PT AMI dalam mendukung penyediaan layanan air bersih di wilayah Kaliurang, Umbul Temanten memiliki peran strategis dan bernilai ekologis tinggi. Keterlibatan PT AMI dalam upacara ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang berbasis kolaborasi dengan masyarakat.

*) Dokumentasi prosesi penyerahan air dari sumber mata air Umbul Lanang
Ruang Tunggu Trans Jogja di Terminal Giwangan Disesuaikan Mulai 27 Agustus 2026
Yogyakarta, 27 Agustus 2026 - Ruang tunggu bus Trans Jogja di Terminal Tipe A Giwangan akan dipindahkan ke sisi timur mulai 27 Agustus 2026. Penyesuaian lokasi ruang tunggu ini dilakukan untuk mendukung layanan transportasi yang lebih terintegrasi sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan Trans Jogja. Ruang tunggu baru tersebut berada di sisi paling timur Gedung Tengah Terminal Tipe A Giwangan. Pengguna Trans Jogja yang sebelumnya menggunakan halte Giwangan lama dapat mengikuti petunjuk arah yang telah tersedia untuk menuju lokasi ruang tunggu yang baru. Ruang tunggu tersebut juga telah dilengkapi dengan tempat duduk dan pendingin ruangan, sehingga penumpang dapat menunggu bus dengan lebih nyaman.
Penyesuaian ruang tunggu ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan layanan transportasi publik yang lebih terintegrasi dan nyaman bagi masyarakat. Untuk menuju ruang tunggu baru, pengguna Trans Jogja dapat mengikuti beberapa langkah berikut:
- Dari halte Giwangan lama, berjalan ke arah timur menuju Gedung Tengah Terminal Tipe A Giwangan;
- Kemudian ke arah kanan mengikuti petunjuk arah yang tersedia menuju Ruang Tunggu Trans Jogja;
- Selanjutnya masuk menuju sisi paling timur Gedung Tengah
- Setelah tiba di lokasi, penumpang dapat menggunakan ruang tunggu baru untuk menunggu layanan Trans Jogja. Pengguna diimbau untuk memperhatikan petunjuk arah selama proses perpindahan agar perjalanan tetap berjalan dengan lancar.
Meskipun terdapat penyesuaian ruang tunggu, layanan bus Trans Jogja tetap beroperasi mulai pukul 05.30 hingga 20.30 WIB. Pengguna Trans Jogja diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan lokasi ruang tunggu yang baru dan tetap mengikuti informasi maupun arahan petugas di Terminal Giwangan. Penyesuaian fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pengalaman perjalanan yang lebih tertib, nyaman, dan mudah bagi pengguna transportasi publik.

Buka Bersama Ramadan 1447 H, PT AMI Perkuat Semangat Bergerak, Bertumbuh, dan Tebar Manfaat
Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus mempererat tali silaturahmi, PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menyelenggarakan kegiatan Buka Bersama pada Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Hotel Royal Darmo Malioboro. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan yang sarat makna spiritual dan penguatan nilai perusahaan.
Acara dihadiri oleh Komisaris Utama, Direksi, Kepala Bidang Bina Administrasi Keuangan Daerah beserta jajarannya, serta seluruh karyawan PT AMI. Kehadiran pimpinan dan seluruh elemen perusahaan dalam satu kesempatan mencerminkan soliditas dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi dalam menjalankan roda organisasi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Bapak Wahyu Saktiaji selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Saudara Pangestu Adi N. Suasana khidmat yang terbangun menjadi pengingat akan esensi Ramadan sebagai bulan refleksi, peningkatan kualitas diri, serta penguatan nilai keimanan.
Direktur Utama PT AMI, Bapak Priyatno Bambang Hernowo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat integritas dalam bekerja. Beliau menekankan bahwa sebagai perusahaan milik daerah, PT AMI memiliki tanggung jawab untuk terus bertumbuh secara profesional sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Memasuki agenda inti, tausiyah disampaikan oleh Ustadz H. Nizam Zulfikar, S.I.P. dengan mengangkat tema yang sangat relevan dengan tagline perusahaan, yakni “Bergerak, Bertumbuh, Tebar Manfaat”. Tema ini dikupas secara mendalam melalui telaah perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan dan kepemimpinan. Dalam tausiyahnya, Ustadz Nizam mengajak seluruh hadirin untuk memahami makna “bergerak” sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW sejak usia muda. Pada usia yang relatif sangat muda yaitu 12 tahun, beliau sudah menunjukkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan belajar langsung dari kehidupan memalui keikut sertaan beliau berdagang Bersama pamannya.
Perjalanan berdagang dari Madinah menuju Syam yang berjarak kurang lebih 1.495 kilometer menjadi gambaran nyata bagaimana proses kehidupan membentuk karakter dan kapasitas seseorang. Dari perjalanan panjang tersebut, setidaknya terdapat tiga keterampilan utama yang terasah dalam diri Nabi Muhammad SAW.
Pertama, kemampuan fisik. Perjalanan jauh yang ditempuh dengan berjalan kaki maupun menunggang hewan dalam kondisi alam yang tidak selalu bersahabat melatih ketahanan dan kekuatan fisik beliau. Hal ini mengajarkan bahwa proses bertumbuh memerlukan daya tahan dan konsistensi dalam menghadapi tantangan.
Kedua, kemampuan komunikasi. Dalam perjalanan dagang tersebut, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan berbagai latar belakang suku dan budaya. Interaksi yang luas membentuk kecakapan komunikasi yang sangat baik. Kemampuan ini membuat banyak orang tertarik pada barang dagangan beliau sekaligus pada pribadi beliau sendiri. Di sinilah kita belajar bahwa komunikasi yang baik adalah kunci dalam membangun kepercayaan dan memperluas jaringan.
Ketiga, keterampilan bisnis. Pengalaman berdagang sejak usia muda membentuk insting bisnis dan kecermatan dalam melihat peluang. Namun, di atas seluruh keterampilan tersebut, terdapat satu modal utama yang menjadikan beliau istimewa, yakni kejujuran. Integritas Nabi Muhammad SAW membuat beliau mendapat julukan Al-Amin, yang berarti orang yang amanah dan dapat dipercaya.

Ustadz Nizam menegaskan bahwa kejujuran adalah fondasi utama dalam dunia usaha. Kepercayaan adalah aset yang jauh lebih bernilai dibandingkan keuntungan sesaat. Dengan integritas yang terjaga, pertumbuhan akan datang secara berkelanjutan dan membawa keberkahan. Dari proses “bergerak” inilah Nabi Muhammad SAW kemudian “bertumbuh”. Dengan keterampilan yang terasah dan integritas yang terjaga, beliau menjadi pribadi yang mampu secara ekonomi. Namun, keberhasilan tersebut tidak menjadikan beliau lalai atau hidup dalam kemewahan berlebihan. Justru sebaliknya, beliau tetap hidup dalam kesederhanaan.
Inilah makna “tebar manfaat” yang menjadi bagian penting dalam tausiyah tersebut. Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan umatnya. Beliau senantiasa berbagi kepada mereka yang membutuhkan dan selalu berupaya merasakan kesulitan umatnya. Kepedulian sosial dan empati menjadi ciri kepemimpinan beliau.
Ustadz Nizam mengingatkan bahwa kesuksesan sejati bukan hanya tentang pencapaian materi, melainkan tentang seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain. Prinsip inilah yang sangat selaras dengan nilai-nilai yang diusung PT AMI sebagai perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan sekaligus kontribusi sosial.
Tema “Bergerak, Bertumbuh, Tebar Manfaat” bukan sekadar tagline, melainkan arah perjalanan perusahaan. Bergerak berarti terus berinovasi dan responsif terhadap perubahan. Bertumbuh berarti meningkatkan kapasitas, kualitas layanan, serta profesionalisme. Sementara tebar manfaat berarti memastikan bahwa setiap langkah pertumbuhan membawa dampak positif bagi masyarakat dan daerah.
Tausiyah yang disampaikan secara inspiratif ini menjadi refleksi bersama bagi seluruh insan PT AMI untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta memperluas kontribusi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan sesi foto sebagai simbol kebersamaan Ramadan 1447 H. Menjelang waktu Magrib, seluruh hadirin berbuka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kemudian melaksanakan Salat Magrib berjamaah.
Melalui kegiatan Buka Bersama ini, PT AMI tidak hanya mempererat hubungan antar pimpinan dan karyawan, tetapi juga memperkuat fondasi spiritual dalam menjalankan amanah perusahaan. Ramadan menjadi momentum untuk menata niat, memperbaiki diri, dan meneguhkan komitmen terhadap kinerja yang berintegritas.
Dengan semangat “Bergerak, Bertumbuh, Tebar Manfaat”, PT AMI optimis melangkah ke depan sebagai perusahaan yang tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
Semoga nilai-nilai Ramadan senantiasa menjadi energi positif bagi seluruh insan PT AMI dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya.
