Media & Informasi
Biaya Operasional Trans Jogja Dipangkas, PT AMI Tegaskan Tak Mengurangi Layanan
Pemangkasan biaya operasional kendaraan (BOK) Trans Jogja sebesar Rp6,8 miliar dari Rp87 miliar menjadi Rp81 miliar mendapat respons dari PT Anindya Mitra Internasional (AMI) selaku BUMD pengelola. Direktur Utama PT AMI, Priyatno Bambang Hernowo, menegaskan standar pelayanan minimal (SPM) tetap dijaga meski subsidi menurun.
Priyatno menjelaskan subsidi Trans Jogja bersifat net, yakni selisih antara biaya operasional dengan pendapatan tarif maupun non-tarif. Biaya operasional mencakup bahan bakar, depresiasi, SDM, hingga biaya pendukung. Saat ini AMI mengoperasikan 128 unit bus dengan 116 unit aktif melayani 19 rute. Subsidi Rp81 miliar digunakan menutup selisih biaya setelah dikurangi pendapatan.
Meski anggaran berkurang, Priyatno menegaskan layanan tidak boleh diturunkan. SPM harus tetap dipenuhi, mulai dari AC berfungsi, jalur tetap beroperasi, hingga perawatan bus. Untuk menutup selisih, AMI berupaya mengoptimalkan pendapatan non-tarif, terutama dari branding dan iklan di bus. Selain itu, optimalisasi rute juga disiapkan guna meningkatkan jumlah penumpang sehingga pendapatan tarif bertambah sekaligus mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Mengenai rencana pembukaan trayek baru Jogja–Gunungkidul, Priyatno menyebut masih dikaji. Tambahan rute membutuhkan subsidi baru di luar Rp81 miliar, yang bergantung pada keputusan DPRD DIY.
Ketua Komisi C DPRD DIY, Nur Subiyantoro, menegaskan pemangkasan subsidi tidak bersifat mutlak. Jika ke depan dirasa perlu, penambahan bisa diupayakan melalui perubahan anggaran. Ia menekankan kebutuhan pembangunan DIY juga mencakup sektor lain, seperti jaringan irigasi dan peningkatan ruas jalan. Dana hasil pemangkasan subsidi dialihkan untuk belanja irigasi dan penyusunan DED peningkatan jalan melalui DPUPESDM DIY.
Dengan strategi efisiensi dan optimalisasi pendapatan, AMI berkomitmen menjaga layanan Trans Jogja, sementara DPRD tetap membuka ruang fleksibilitas anggaran sesuai kebutuhan
Sumber : harianjogja.com
Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
Kontribusi PT AMI dalam Business Matching Penguatan Ekosistem Kemitraan Guna Kemajuan Pendidikan Vokasi
PT AMI berperan serta dalam acara “Business Matching Penguatan Ekosistem Kemitraan” yang bertempat di Hotel Harper Malioboro Yogyakarta, Rabu (22/5).
Penyelenggara kegiatan ini adalah kolaborasi antara Dit. Mitras DUDI dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, bekerja sama dengan Perguruan Tinggi Vokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dalam rangka mewujudkan pendidikan vokasi yang senantiasa relevan dengan tuntutan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Pendidikan vokasi masih memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik vokasi tentang kebutuhan DUDI sekarang ini. Business Matching ini menjadi cara strategis untuk membangun kerja sama dengan mitra industri, sehingga terjadi kesesuaian antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dalam DUDI.
Sebagai salah satu mitra industri yang turut dalam acara Business Matching ini, PT AMI berharap dapat memberikan kebermanfaatan untuk kemajuan pendidikan vokasi, menciptakan SDM yang unggul, dan pengembangan inovasi berdasarkan potensi daerah di DIY. Demikian halnya melalui kontribusi ini, PT AMI bisa mendapat manfaat dari inovasi yang dilakukan Pendidikan Vokasi untuk pertumbuhan dan perkembangan PT AMI.
Dalam wujud konsistensi dan tanggung jawab dalam merealisasikan harapan tersebut, PT AMI telah menandatangani MoU dengan Sekolah Vokasi UGM untuk mengadakan kerja sama di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian terutama dalam bidang pendidikan vokasi. Seremonial penandatangan MoU ini juga diikuti oleh 15 MoU baru lainnya dan dihadiri oleh 42 mitra industri lain di Yogyakarta.

PT AMI Bersinergi Luncurkan Jogja Travel Pass sebagai Inovasi Layanan Transportasi Terintegrasi di Yogyakarta
Yogyakarta — PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) bersama Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY), PT Nusantara Global Inovasi (PT NGI), dan PT Lentera Inovasi Teknologi (PT LAIT) melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus Launching Jogja Travel Pass pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Halte Park and Ride Adisucipto.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan sistem transportasi publik yang terintegrasi di Yogyakarta, sekaligus menegaskan komitmen lintas lembaga dalam menghadirkan layanan mobilitas yang lebih mudah, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam rangkaian acara tersebut, disampaikan pula penjelasan mengenai produk LAIT (Layanan Angkutan Integrasi Transportasi) yang dikembangkan sebagai solusi integrasi layanan transportasi publik. Di wilayah Yogyakarta, produk LAIT ini diberi nama Jogja Travel Pass, yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses transportasi melalui satu sistem terpadu.
Jogja Travel Pass diharapkan dapat menjadi instrumen pendukung dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih praktis dan nyaman, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan. Melalui sistem ini, pengguna dapat mengakses layanan transportasi publik secara terintegrasi, sehingga mendorong penggunaan angkutan umum yang lebih luas dan berkelanjutan.
Acara launching ditandai dengan penandatanganan PKS oleh para pihak yang terlibat, yaitu Direktur Utama PT AMI, Bapak Priyatno Bambang Hernowo; Direktur Utama PT Lentera Inovasi Teknologi, Bapak Sufyan Shauri; serta Direktur Utama PT NGI, Bapak Agung Trianto Nugroho. Penandatanganan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ibu Chrestina Erni Widyastuti, sebagai bentuk dukungan dan pengawasan dari pemerintah daerah terhadap implementasi kerja sama ini.
Sementara itu, Dishub DIY menyambut baik peluncuran Jogja Travel Pass sebagai langkah strategis dalam mendorong penggunaan transportasi publik dan mendukung kebijakan pengurangan kemacetan serta emisi di wilayah perkotaan. Integrasi layanan transportasi melalui satu sistem dinilai akan memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan daya tarik angkutan umum di Yogyakarta.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, acara kemudian dilanjutkan dengan pengalaman langsung menggunakan layanan transportasi publik, yaitu naik bus Trans Jogja. Rombongan peserta memulai perjalanan dari Park and Ride Maguwo, yang merupakan salah satu simpul transportasi strategis di Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi simbol implementasi nyata dari konsep integrasi transportasi yang diusung melalui Jogja Travel Pass.
Park and Ride Maguwo dipilih sebagai titik keberangkatan karena perannya yang penting dalam mendukung peralihan moda transportasi dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Melalui pemanfaatan simpul transportasi ini, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien.
Ke depannya, Jogja Travel Pass akan terus dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak layanan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pengembangan pariwisata di Yogyakarta.

Podcast on the Bus: Menjaring Aspirasi, PT AMI Satukan DPRD, Akademisi, dan Aktivis Bahas Trans Jogja Inklusif di Bus Listrik
Yogyakarta, 2 Desember 2025 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) pagi ini menyelenggarakan inovasi komunikasi publik melalui program "Podcast on the Bus". Mengambil setting unik di dalam bus listrik Trans Jogja, diskusi ini mengangkat tema "Trans Jogja yang Inklusif dan Keberlanjutan," disiarkan secara live melalui platform YouTube.
Program ini menghadirkan narasumber lintas sektor yang sangat kompeten, yaitu Ibu Chrestina Erni Widyastuti (Kepala Dinas Perhubungan DIY), Bapak Amir Syarifudin (Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY), Bapak Imam Basuki (Akademisi), dan Ibu Yuni Lestari (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia). Acara dipandu oleh Host Iwan Agasatya.

Diskusi interaktif ini mengambil tempat di dalam salah satu armada bus listrik Trans Jogja, melintasi koridor Jombor hingga Malioboro. Pemilihan bus listrik secara langsung menegaskan komitmen PT AMI terhadap aspek keberlanjutan dan transportasi rendah emisi yang menjadi masa depan mobilitas perkotaan. Sesi ini menyoroti pentingnya dukungan semua pihak untuk memastikan keberlangsungan Transportasi Publik sebagai jawaban atas tantangan spasial DIY. Sisi inklusifitas Trans Jogja perlu diperbaiki dengan memastikan halte yang ramah disabilitas, pelatihan petugas dengan hospitality yang setara.
Jangan Lewatkan! Tonton Ulang Diskusi Inovatif Ini
Meskipun siaran langsung telah usai, Anda tetap dapat menyaksikan kembali seluruh rangkaian diskusi berharga ini. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendengarkan langsung insight dari para pakar mengenai strategi inklusivitas dan keberlanjutan Trans Jogja.
Tayangan ulang "Podcast on the Bus" dapat diakses sepenuhnya melalui kanal YouTube STARJOGJA FM. Segera tonton dan pahami insight dari berbagai sudut pandang ahli mengenai transportasi publik di Yogyakarta!
Pererat Silaturahmi, PT AMI Adakan Buka Puasa Bersama Ramadhan 1445H
Yogyakarta, 26 Maret 2024 - PT AMI menggelar acara buka puasa bersama bertempat di Pool Purosani (Kantor Unit Transportasi). Bulan Ramadhan memiliki makna tersendiri bagi setiap umat Islam. Selain sebagai bulan pengampunan, Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan kebaikan dan solidaritas terhadap sesama. Bersamaan dengan momen ini, PT AMI menggelar acara tersebut dengan tujuan untuk mempererat silahturahmi dan empati antar Insan AMI sehingga dapat tercipta lingkungan yang kondusif dalam bekerja.
Acara buka bersama diikuti oleh seluruh jajaran Direksi dan karyawan PT AMI. Agenda dimulai dengan mendengarkan kajian dari Ustadz Risky Aviv Nugroho, M.Pd. yang menyongsong tema “Puasa dan Keadilan Sosial, Menghilangkan Kemiskinan Struktural”. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Risky mengingatkan Insan AMI tentang peran sebagai manusia dalam membantu sesama sebagai upaya mengurangi kemiskinan.
Usai mendengarkan kajian, acara dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama dan sholat maghrib bersama. Kegiatan buka puasa bersama PT AMI ini berlangsung dengan lancar dan khidmat.